Alhamdulilah kontes Serama Seroja Cup yang diadakan Minggu 16 Februari 2014 telah selesai dan sukses, saya menurunkan ayam Serama 6 ekor dan berhasil mendapatkan 4 Piala dan 6 Piagam. Kontes Serama Seroja Cup diikuti peserta dari Jambi & Sekitarnya (Sengeti, Muara Bulian, Mersam, Kuala Tungkal, Sabak, Muara Bungo, Tebo, Sarolangun, Bangko, Kerinci), Tembilahan Riau, Palembang, Linggau & sekitarnya, dan Curup Bengkulu.
Kontes Serama Seroja Cup 2014
Posted by ayamseramajambi.blogspot.com
Posted on 18.28
with No comments
Ayam Serama, ayam bergaye
Posted by ayamseramajambi.blogspot.com
Posted on 18.34
with No comments
trubus-online.co.id. Asal Usul Ayam Serama, Ayam serama memiliki perawakan kerdil, unggas
ini pantang minder. Ia senang bergaya petentang-petenteng dan tak ragu
berkokok lantang. Serama diklaim sebagai ras ayam terkecil di dunia.
Anggapan bahwa kate adalah jenis ayam terkecil nampaknya sudah kedaluarsa dan tak berlaku lagi. Sekarang ada serama. Ras ayam terkecil di dunia. Kian mungil ukuran badannya semakin bagus kualitasnya. Bobot serama tak lebih dari 500 gram. Ukuran badannya hanya sebesar kepalan tangan orang dewasa.
Meski berbadan cebol, ia bukan ayam murahan. Serama berkualitas bisa diboyong jika Anda sanggup meminangnya dengan uang sebesar Rp 25 juta – Rp 30 juta. Mutu serama ditentukan oleh bobot badan yang ringan, bentuk leher menyerupai huruf S, kepala tertarik jauh kearah belakang, Sayap menjuntai tegak lurus ke bawah, dan ekor pedang panjang serta berdiri tegak. Ciri fisik seperti itu membuat ayam serama berpenampilan tegap menyerupai prajurit yang sedang berbar
Anggapan bahwa kate adalah jenis ayam terkecil nampaknya sudah kedaluarsa dan tak berlaku lagi. Sekarang ada serama. Ras ayam terkecil di dunia. Kian mungil ukuran badannya semakin bagus kualitasnya. Bobot serama tak lebih dari 500 gram. Ukuran badannya hanya sebesar kepalan tangan orang dewasa.
Meski berbadan cebol, ia bukan ayam murahan. Serama berkualitas bisa diboyong jika Anda sanggup meminangnya dengan uang sebesar Rp 25 juta – Rp 30 juta. Mutu serama ditentukan oleh bobot badan yang ringan, bentuk leher menyerupai huruf S, kepala tertarik jauh kearah belakang, Sayap menjuntai tegak lurus ke bawah, dan ekor pedang panjang serta berdiri tegak. Ciri fisik seperti itu membuat ayam serama berpenampilan tegap menyerupai prajurit yang sedang berbar
Asal Usul Ayam Serama Serama merupakan mahluk hasil kreatifitas Wee Yean Een seorang “penghulu ayam” dari Negeri Jiran. Pada tahun 1971 ia menyilangkan ayam Kapan alias kate kaki panjang dengan ras ayam Modern Game Bantam.
Ayam kapan ia pilih lantaran memiliki sayap menjuntai lurus ke bawah. Sedangkan Modern Game Bantam memiliki postur badan tegap, leher panjang dan tertarik ke belakang menyerupai huruf S. Pada tahun 1973 Wee Yean Een menyilangkan keturunan pertama hasil perkawina antar ayam kapan dan Modern Game Bantam dengan jenis ayam sutera (Silkie Bantams). Perkawinan tersebut akhirnya melahirkan ayam sutera berpostur badan kecil.
Wee Yean Een nampaknya masih tidak puas dengan hasil persilangan tersebut. Penghulu ayam itu lalu menjodohkan keturunan ke dua tersebut dengan kate jepang. Ayam ini punya warna bulu indah serta bentuk ekor berdiri tegak. Pada tahun 1988 mak comblang ayam itu akhirnya berhasil mencetak ayam kate dengan bobot kurang dari 500 gr.
Wee Yean Een lantas memberi nama “Serama” kepada ayam berbadan mikro itu. Julukan tersebut ia berikan lantaran ayam hasil kreasinya itu memiliki gaya dan penampilan gagah layaknya Sri Rama tokoh pewayangan dalam kisah Ramayana. Lidah Wee Yean Een menyebut Sri Rama berubah menjadi berlafal serama.
Ayam serama dipublikasikan pada tahun 1990 melalui kontes pertama yang diselenggarakan di Perlis. Dalam perlombaan Wee Yean Een tampil sebagai salah satu juri. Selain di Malaysia kontes ayam serama juga banyak digelar di Thailand. Di Indonesia Serama mulai dipertandingkan pada tahun 2004 di Ancol, Jakarta. Penggemar ayam serama berkumpul dalam sebuah wadah bernaman Persatuan Pelestari Ayam Serama Indonesia (P2ASI) Penemu Ayam Serama adalah Wee Yean Een Berasal dari Negeri Jiran Malaysia Pada tahun 1971
PAKAN & MINUMAN
Untuk mengisi perut, serama tidak rewel. Ayam ini mau menyantap pakan apa saja seperti dedak dan biji-bjian seperti jagung, padi, atau kacang hijau. Bahkan hewan kecil seperti serangga atau cacing tak luput disantap bila disodorkan. Menurut Chooi pakan pabrik merupakan pakan terbaik. Maklum
komposisi kandungannya sudah lengkap. Chooi memberikan konsentrat Goldcoin 105 (starter) dan Goldcoin 107 (grower) pada semua serama. Konsentrat itu dapat ditambah jagung yang dihaluskan dengan perbandingan 2:3. Dari pengamatan Trubus, hobiis di Hat Yai, Thailand Selatan, malah sudah memakai produk pakan khusus serama. Pakan diberikan 2 kali sehari, pagi pukul 08.00 dan petang pukul 18.00. Setiap ayam memiliki takaran sendiri. Agar tidak mubazir dan menjadi sarang penyakit lantaran dihinggapi lalat, Chooi menerapkan teknik pemberian penuh
Caranya pertama-tama wadah pakan diisi penuh. Biarkan sang ayam melahap pakan selama setengah jam. Setelah itu ambil wadah dan ukur berapa banyak pakan yang telah disantap. Selisih pakan itu selanjutnya dijadikan patokan pada pemberian pakan berikutnya. Sebagai pakan tambahan dedaunan dapat diberikan. Yang paling bagus sejenis rumput gajah yang tumbuh liar di lahan terbuka. Rumput itu cukup dicincang halus dengan gunting dan diberikan saat ayam dijemur. “Pemberian ini akan membuat bulu serama tambah mengkilap. Itu penting untuk ayam kontes,” ujar Chooi. Hobiis di Hat Yai malah memberikan potongan jeruk nipis sebagai penambah vitalitas setiap 2 hari sekali. Agar kesehatan tetap terjaga jangan lupa selalu membersihkan wadah pakan setiap kali memberi pakan. Air minum diberikan berbarengan dengan pakan. Air minum harus tersedia dalam jumlah cukup. Pilihlah air yang bersih dan mengandung mineral. Air tanah cukup bagus. Wadah air minum pun selalu dibersihkan secara berkala. Jangan sampai air minum tercampur dengan pakan sehingga tampak keruh. Hal itu dikhawatirkan membawa bibit-bibit penyakit. Untuk menambah daya tahan sekaligus mengusir stres akibat cuaca, ke dalam air minum diberi ditambahkan vitamin. Beragam merek vitamin dijual di poultry shop. Sebelum dipakai, baca petunjuk aturan pakainya.
KANDANG
Untuk kandang perlu dilengkapi dengan wadah pakan dan minum. Pilihlah wadah berbahan plastik agar mudah dibersihkan dan tidak pecah terinjak-injak. Khusus untuk minum, wadah plastik dapat ditaruh di luar kandang dengan ujung di desain menyerupai belalai gajah agar bisa menyelusup di antara kawat ram. Demikian pula wadah pakan dikaitkan pada kawat ram 5—10 cm dari dasar kandang atau ketinggian yang masih bisa dijangkau paruh ayam. Tujuannya menghindari pakan tumpah terinjak-injak kaki ayam.
Agar serama kian nyaman, kandang perlu dilengkapi sebuah tenggeran untuk rehat dan tidur. Bahan tenggeran terbuat dari kayu yang besarnya disesuaikan denganukuran jari kaki. Cocok tidaknya diameter tenggeran dapat dilihat dari cengkeraman jari kaki ayam. Bila ukurannya sesuai jari-jari kaki tampak meregang lemas seolah tidak mencengkeram. Tenggeran diletakkan di tengahtengah antara pintu kandang dengan salah satu sisi supaya klangenan tetap leluasa bergerak. Ketinggian tenggeran dapat diatur sesuai ukuran ayam, tapi biasanya ditaruh 50 cm dari dasar kandang. Tak kalah penting, tempatkan lampu penerangan di kandang. Lampu menjadi vital saat musim penghujan tiba. Saat itu suhu turun sehingga ayam butuh kehangatan. Penerangan juga penting ketika pemilik akan mengontrol pada malam hari.
KEBERSIHAN KANDANG
Untuk mencegah masuknya bibit penyakit tindakan preventif dilakukan dengan membersihkan kandang secara teratur. Tempat pakan dan minum rutin dibersihkan. Bila perlu secara berkala kandang difumigasi agar bibit penyakit yang bersembunyi di sela-sela jeruji kandang mati. Caranya dengan memberikan formalin 40% yang dicampur 4 g kalium permanganat. Kedua
bahan itu dicampur menjadi satu, celupkan kain, lalu masukkan ke kandang. Uap yang dihasilkan akan membunuh bibit penyakit. Agar efektif sebaiknya kandang ditutup plastik atau kain.
Kandang yang ditaruh di lokasi teduh cenderung lembap. Kondisi seperti itu mengundang bibit penyakit. Oleh karena itu sebaiknya secara berkala dijemur di terik matahari. Bila perlu dibersihkan terlebih dulu dengan sabun yang mengandung desinfektan sebelum dijemur.
PENYAKIT
Ancaman penyakit pada ayam serama harus selalu diwaspadai. Karena itu perlu dipahami gejala-gejala penyakit yang kerap menyerang ayam serama. Penyakit ayam serama yang kerap terjadi akibat kandang yang kurang bersih adalah sakit mata. Mata ayam yang sakit biasanya mata bengkak. Untuk mengobatinya pisahkan ayam dari komunitasnya. Berikan obat tetes mata untuk manusia yang banyak dijual di pasaran.
• Penyakit Cacing
Kandang yang tidak terjaga kebersihannya membuat serama rentan terkena cacingan. Gejala cacingan dapat dilihat dari nafsu makan yang berkurang. Ketika diberi makan ayam yang terkena cacingan biasanya diam atau hanya sesekali mematuk pakan.
Segera berikan obat cacing pada ayam tersebut. Beberapa orang memberi obat herbal berupa serbuk biji pinang yang dicampur bahan herbal lain. Obat tersebut hanya diberikan sekali. Bila dalam beberapa hari kondisi ayam belum membaik obat diberikan kembali. Obat cacing selain herbal juga banyak dijual poultry shop. Bacalah aturan pakainya.
Cacing pada serama akan menyebabkan tubuh serama kurus, mata berair dan bisa menyebakan mudahnya penyakit menyerang ayam serama. Maka perlu sekali menjaga kebersihan kandang, mengganti air minum tiap hari dan menjemur ayam serama tiap pagi hari.
Cara terbaik mencegah ayam serama cacingan adalah dengan mejaga kebersihan daerah lingkungan tinggal serama. Selain itu kandang harus tinggi dari tanah. Beberapa obat cacing yang sering digunakan adalah piperazine (cacing gelang dan cacing usus buntu), tetramizole ( cacing tambang), pyrantel tartrate (cacing gelang). Pemberian obat dilakukan secara oral melalui minuman. Sebaiknya obat cacing diberikan bulan sekali diteruskan 3 bulan sekali, ini untuk pencegahan.
MANDI MATAHARI
Sesekali ayam serama perlu dimandikan agar bulu mengkilap. Memandikan cukup dengan menyemprotkan air memakai sprayer. Pemakaian sabun dimungkinkan bila ditemukan kutu yang suka bersembunyi di balik bulu. Aktivitas memandikan dapat dilakukan 3—4 hari sekali. Namun, di saat musim penghujan cukup dilakukan 2 minggu sekali. Serama pun sebaiknya dijemur setiap hari selama 1—2 jam. Di Malaysia penjemuran memakai kandang khusus terbuat dari kawat ram mirip kurungan bambu yang biasa digunakan di tanah air. Setiap kurungan diisi oleh seekor ayam.
Ayam dijemur
Cara lain dengan mengumbar di halaman. Namun, perlu diperhatikan sekeliling halaman terbebas predator. Penjemuran pun harus memperhitungkan pancaran sinar matahari. Paling bagus pukul 08.00 atau sesudah ayam diberi pakan pertama. Tujuan penjemuran membuat tubuh ayam tidak terlalu lembap,selain memberikan kebebasan sementara untuk bergerak.
Baka Indukan Serama Orang Jambi 2013
Posted by ayamseramajambi.blogspot.com
Posted on 18.10
with No comments
↑↑SOLD OUT↑↑
↑↑ SOLD OUT↑↑
KONTES II DIPAKIRAN BANK BTN
SABAI JUARA II BETINA REMAJA
↓↓ TANGGAL 20 JANUARI 2013 ↓↓
Kontes Serama Jambi 2013
Posted by ayamseramajambi.blogspot.com
Posted on 17.52
with No comments
Alhamdulilah kontes Seroja yang diadakan Minggu 17 November 2013 telah selesai dan sukses, menurunkan ayam Serama 6 ekor pada 4 kelas:
1. Sabai (Betina Dewasa) juara I
2. Nurba (Betina Dewasa) juara II
3. Dimas (Remaja Jantan) juara II
4. Oday (Remaja Jantan) juara IV
5. Baim (anakan Jantan) juara V
6. Tasha (anakan Betina) juara I
Hore!!!
Semoga ketemu lagi pada Kontes berikutnya..... Berjaya Seroja pelan pelan tapi maju terus menyalurkan hobbi sekaligus hiburan
IJAL SERAMA JAMBI FARM
Ayam Termahal ASLI Indonesia
Posted by ayamseramajambi.blogspot.com
Posted on 18.13
with No comments
Liputan6.com, Jakarta : Jika biasanya Anda
hanya merogoh kocek Rp 30 ribu-Rp 50 ribu untuk mendapatkan seekor ayam,
namun harga itu tidak berlaku untuk empat ayam paling mahal di Indonesia ini.
Dijual dengan harga selangit, keempat ayam ini memiliki pesona dan keunikan tersendiri. Sebutlah ayam Cemani yang kini diburu para kolektor ayam dunia. Ayam ini sangat spesial karena memiliki warna bulu, kulit, daging, darah sampai tulang-tulangnya hitam pekat.
Di Amerika Serikat, harga seekor ayam Cemani bisa dijual harga US$ 2.500 atau setara dengan Rp 28,08 juta. Tak kalah fantastis, harga ayam Cemani di Indonesia menembus Rp 40 juta per ekor. "Di sini pun mahal, ada yang jual sampai Rp 40 juta. Yang bikin mahal itu ya karena sekujur tubuhnya berwarna hitam," ungkap Peneliti Unggas Senior Balai Penelitian Ternak , Sofjan Iskandar saat berbincang dengan Liputan6.com, seperti ditulis Kamis (12/9/2013).
Ayam Cemani ternyata cuma satu dari empat ayam yang paling mahal di Indonesia. Berikut 4 ayam termahal di Indonesia:
1. Ayam Pelung
Pada 1850, di desa di Desa Bunikasih Kecamatan Warungkondang, Cianjur seorang petani bernama Djarkasih mendapati seekor anak ayam jantan di kebunnya. Hebatnya, anak ayam ini tumbuh dengan pesat.
Ungas yang dikenal dengan ayam Pelung ini memiliki tiga sifat genetik yang cukup unik. Ayam jago tersebut berpostur tinggi dan memiliki suara kokok yang khas, panjang, mengalun dan berirama. Tak hanya itu, ayam ini juga tumbuh dengan cepat.
Meski demikian, bulunya tak memiliki pola khas. Namun biasanya, warna bulunya terdiri dari campuran merah dan hitam, kuning dan putih, atau hijau mengkilat.
Saat ini, ayam pelung semakin populer dan diminati masyarakat umum, wisatawan dalam dan luar negeri. Bahkan Putra Kaisar Jepang pernah menyambangi Cianjur untuk melihat proses peternakannya. Uniknya, setiap tahun di Cianjur digelar kontes ayam pelung yang diikuti pecinta ayam dari wilayah Jawa Barat dan Jakarta.
Kata pelung berasal dari bahasa sunda Mawelung atau Melung yang artinya melengkung sesuai dengan bunyi kokok unggas super mahal ini.
"Harganya bisa sampai Rp 20 juta kalau dia juara kontes ayam pelung," kata Sofjan.
2. Ayam Ketawa
Bukan hanya orang yang bisa tertawa, ayam juga bisa. Tak heran unggas yang satu ini diberi nama ayam ketawa. Suara kokoknya persis seperti orang yang sedang tertawa.Sementara bagi Anda yang tengah mencari hoki, ayam ini juga dipercaya masyarakat setempat dapat mendatangkan keberuntungan.
Dulunya ayam ini dpelihara dan diternak oleh para bangsawan di kerajaan Bugis, Sulawesi Selatan. Ayam ketawa merupakan simbol status sosial dan budaya bangsawan yang agah berani, pantang menyerah, dan sukses.
Secara fisik, unggas yang juga dikenal dengan sebutan Ayam Jantan dari Timur ini hampir mirip dengan ayam kampung biasa. Mulai dari bentuk, ukuran, gerak-gerik dan warna warni bulunya menyerupai ayam kampung. Mengembakbiakkan dan memelihara unggas ini juga tak sulit, sama seperti ayam lainnya.
Bedanya, ayam ketawa sudah bisa berkokok sejak berusia tiga bulan.Namun bagi orang yang baru pertama mendengarnya, suara kokoknya lebih mirip burung perkutut. Terdapat tiga jenis ayam yang ketawa. Pertama adalah Gretek, ayam Ketawa yang mengeluarkan suara orang ketawa dengan jarak antara suara tertawa cepat saat berkokok.
Kedua gaga, ayam ketawa yang interval suara tawanya lambat dan terputus seperti nyaris berhenti tapi masih berlanjut. Yang terakhir dodo, kokoknya menyayat hati pendengarnya.
"Kemarin waktu saya datang ke sebuah pameran, ada dua ekor ayam ketawa. Satu ekor ayam ditawar seharga Rp 40 juta," ungkap Sofjan.
3. . Ayam Kukuak Balenggek (AKB)
Nama unggas ini masih jarang didengar para pecinta ayam hias. Popularitasnya pun masih kalah dibanding ayam ketawa dan ayam pelung. Meski memiliki suara kokok yang sama indahnya, rendahnya publikasi membuat nama kukuak balenggek masih asing.
Keunikan ayam ini terletak pada alunan suara kokoknya. Ayam asal Sumatera Barat (Sumbar) ini memiliki irama kokok bertingkat mulai dari 3 hingga 12 lenggek bahkan 19 lenggek. Kokok ayamnya pun terdiri dari 6-15 suku kata tergantung faktor genetik dan pelatihan yang diterimanya.
Nilai jual ayam kukuak balenggek terletak pada kokoknya tersebut. Semakin banyak tingak suku katanya maka semakin mahal pula harganya. Pengalaman sebagai jawara lomba ayam juga bisa menambah nilai jualnya.
"Suaranya panjang dan khas. Kalau ayam ini juara lomba dan suaranya bagus harganya berkisar Rp 20 juta-Rp 40 juta," jelas Sofjan.
Ayam ini memiliki mata yang tajam dan bercahaya. Sementara bentuk badannya proporsional, lincah dan kuat. Semakin bagus posturnya maka semakin menarik irama lenggeknya. Bulunya memiliki banyak variasi warna seperti merah, kuning, putih atau kombinasi dari sejumlah warna tersebut.
Di daerah asalnya, pemerintah kabupaten Solok menjadikan ayam kukuak balenggek sebagai maskot fauna di wilayah tersebut. Bahkan pada 1994, Pangeran Akishino asal Jepang sempat berkunjung ke Sumbar untuk sekadar mendengarkan kemerduan suara kokok ayam tersebut.
4. Ayam Cemani
Berasal dari Kedu, Jawa Tengah, ayam cemani mampu menarik perhatian para penggemar ayam dari luar negeri. Bahkan seorang peternak asal Amerika Serikat (AS), banyak menerima pesanan untuk ayam ini. Keistimewannya terletak pada warna tubuhnya yang serba hitam.
Bukan hanya bagian luarnya saja yang diselimuti warna hitam pekat, organ tubuh, kuku, serta dagingnya pun berwarna hitam legam. Bahkan lingkar matanya pun hitam. Keunikan tersebut yang membuat harganya melambung sangat mahal. Meski di jual seharga Rp 28 juta di AS, di Indonesia harganya bisa mencapai Rp 40 juta.
Sayangnya ayam asli asal Indonesia ini sudah hampir punah. Meski demikian masih ada kelompok tani di Kedu yang mengembangbiakkan dan memeliharanya. Unggas yang lidahnya juga hitam ini dipercaya penduduk setempat memiliki kekuatas magis. Tak heran, di Jawa Tengah, ayam ini digunakan sebagai sesajen dalam sejumlah ritual.
"Beda dengan tiga ayam lainnya, pesona ayam Cemani berada di warna yang yang hitam pekat. Ayam ini mahal karena warnanya yang hitam dan identik dengan perdukunan," ungkap Sofjan. (Sis/Ndw)
Sumber: http://bisnis.liputan6.com/read/690218/4-ayam-termahal-asli-indonesia-harganya-rp-40-juta-per-ekor
Dijual dengan harga selangit, keempat ayam ini memiliki pesona dan keunikan tersendiri. Sebutlah ayam Cemani yang kini diburu para kolektor ayam dunia. Ayam ini sangat spesial karena memiliki warna bulu, kulit, daging, darah sampai tulang-tulangnya hitam pekat.
Di Amerika Serikat, harga seekor ayam Cemani bisa dijual harga US$ 2.500 atau setara dengan Rp 28,08 juta. Tak kalah fantastis, harga ayam Cemani di Indonesia menembus Rp 40 juta per ekor. "Di sini pun mahal, ada yang jual sampai Rp 40 juta. Yang bikin mahal itu ya karena sekujur tubuhnya berwarna hitam," ungkap Peneliti Unggas Senior Balai Penelitian Ternak , Sofjan Iskandar saat berbincang dengan Liputan6.com, seperti ditulis Kamis (12/9/2013).
Ayam Cemani ternyata cuma satu dari empat ayam yang paling mahal di Indonesia. Berikut 4 ayam termahal di Indonesia:
1. Ayam Pelung
Pada 1850, di desa di Desa Bunikasih Kecamatan Warungkondang, Cianjur seorang petani bernama Djarkasih mendapati seekor anak ayam jantan di kebunnya. Hebatnya, anak ayam ini tumbuh dengan pesat.
Ungas yang dikenal dengan ayam Pelung ini memiliki tiga sifat genetik yang cukup unik. Ayam jago tersebut berpostur tinggi dan memiliki suara kokok yang khas, panjang, mengalun dan berirama. Tak hanya itu, ayam ini juga tumbuh dengan cepat.
Meski demikian, bulunya tak memiliki pola khas. Namun biasanya, warna bulunya terdiri dari campuran merah dan hitam, kuning dan putih, atau hijau mengkilat.
Saat ini, ayam pelung semakin populer dan diminati masyarakat umum, wisatawan dalam dan luar negeri. Bahkan Putra Kaisar Jepang pernah menyambangi Cianjur untuk melihat proses peternakannya. Uniknya, setiap tahun di Cianjur digelar kontes ayam pelung yang diikuti pecinta ayam dari wilayah Jawa Barat dan Jakarta.
Kata pelung berasal dari bahasa sunda Mawelung atau Melung yang artinya melengkung sesuai dengan bunyi kokok unggas super mahal ini.
"Harganya bisa sampai Rp 20 juta kalau dia juara kontes ayam pelung," kata Sofjan.
2. Ayam Ketawa
Bukan hanya orang yang bisa tertawa, ayam juga bisa. Tak heran unggas yang satu ini diberi nama ayam ketawa. Suara kokoknya persis seperti orang yang sedang tertawa.Sementara bagi Anda yang tengah mencari hoki, ayam ini juga dipercaya masyarakat setempat dapat mendatangkan keberuntungan.
Dulunya ayam ini dpelihara dan diternak oleh para bangsawan di kerajaan Bugis, Sulawesi Selatan. Ayam ketawa merupakan simbol status sosial dan budaya bangsawan yang agah berani, pantang menyerah, dan sukses.
Secara fisik, unggas yang juga dikenal dengan sebutan Ayam Jantan dari Timur ini hampir mirip dengan ayam kampung biasa. Mulai dari bentuk, ukuran, gerak-gerik dan warna warni bulunya menyerupai ayam kampung. Mengembakbiakkan dan memelihara unggas ini juga tak sulit, sama seperti ayam lainnya.
Bedanya, ayam ketawa sudah bisa berkokok sejak berusia tiga bulan.Namun bagi orang yang baru pertama mendengarnya, suara kokoknya lebih mirip burung perkutut. Terdapat tiga jenis ayam yang ketawa. Pertama adalah Gretek, ayam Ketawa yang mengeluarkan suara orang ketawa dengan jarak antara suara tertawa cepat saat berkokok.
Kedua gaga, ayam ketawa yang interval suara tawanya lambat dan terputus seperti nyaris berhenti tapi masih berlanjut. Yang terakhir dodo, kokoknya menyayat hati pendengarnya.
"Kemarin waktu saya datang ke sebuah pameran, ada dua ekor ayam ketawa. Satu ekor ayam ditawar seharga Rp 40 juta," ungkap Sofjan.
3. . Ayam Kukuak Balenggek (AKB)
Nama unggas ini masih jarang didengar para pecinta ayam hias. Popularitasnya pun masih kalah dibanding ayam ketawa dan ayam pelung. Meski memiliki suara kokok yang sama indahnya, rendahnya publikasi membuat nama kukuak balenggek masih asing.
Keunikan ayam ini terletak pada alunan suara kokoknya. Ayam asal Sumatera Barat (Sumbar) ini memiliki irama kokok bertingkat mulai dari 3 hingga 12 lenggek bahkan 19 lenggek. Kokok ayamnya pun terdiri dari 6-15 suku kata tergantung faktor genetik dan pelatihan yang diterimanya.
Nilai jual ayam kukuak balenggek terletak pada kokoknya tersebut. Semakin banyak tingak suku katanya maka semakin mahal pula harganya. Pengalaman sebagai jawara lomba ayam juga bisa menambah nilai jualnya.
"Suaranya panjang dan khas. Kalau ayam ini juara lomba dan suaranya bagus harganya berkisar Rp 20 juta-Rp 40 juta," jelas Sofjan.
Ayam ini memiliki mata yang tajam dan bercahaya. Sementara bentuk badannya proporsional, lincah dan kuat. Semakin bagus posturnya maka semakin menarik irama lenggeknya. Bulunya memiliki banyak variasi warna seperti merah, kuning, putih atau kombinasi dari sejumlah warna tersebut.
Di daerah asalnya, pemerintah kabupaten Solok menjadikan ayam kukuak balenggek sebagai maskot fauna di wilayah tersebut. Bahkan pada 1994, Pangeran Akishino asal Jepang sempat berkunjung ke Sumbar untuk sekadar mendengarkan kemerduan suara kokok ayam tersebut.
4. Ayam Cemani
Berasal dari Kedu, Jawa Tengah, ayam cemani mampu menarik perhatian para penggemar ayam dari luar negeri. Bahkan seorang peternak asal Amerika Serikat (AS), banyak menerima pesanan untuk ayam ini. Keistimewannya terletak pada warna tubuhnya yang serba hitam.
Bukan hanya bagian luarnya saja yang diselimuti warna hitam pekat, organ tubuh, kuku, serta dagingnya pun berwarna hitam legam. Bahkan lingkar matanya pun hitam. Keunikan tersebut yang membuat harganya melambung sangat mahal. Meski di jual seharga Rp 28 juta di AS, di Indonesia harganya bisa mencapai Rp 40 juta.
Sayangnya ayam asli asal Indonesia ini sudah hampir punah. Meski demikian masih ada kelompok tani di Kedu yang mengembangbiakkan dan memeliharanya. Unggas yang lidahnya juga hitam ini dipercaya penduduk setempat memiliki kekuatas magis. Tak heran, di Jawa Tengah, ayam ini digunakan sebagai sesajen dalam sejumlah ritual.
"Beda dengan tiga ayam lainnya, pesona ayam Cemani berada di warna yang yang hitam pekat. Ayam ini mahal karena warnanya yang hitam dan identik dengan perdukunan," ungkap Sofjan. (Sis/Ndw)
Sumber: http://bisnis.liputan6.com/read/690218/4-ayam-termahal-asli-indonesia-harganya-rp-40-juta-per-ekor
Luar Biasa Ayam Ketawa LADY GAGA Terjual 120 Juta
Posted by ayamseramajambi.blogspot.com
Posted on 11.25
with No comments
Ayam Ketawa Masuk MURI
SURYA Online, GRESIK-Lomba ayam ketawa di Kodim 0817 Gresik
mendapat penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) nomor 5835,
sebab diikuti 437 ayam dari seluruh Indonesia. Penerima
penghargaan museum rekor MURI yaitu Bupati Gresik, Sambari Halim
Radianto, Komandan Kodim 0817 Gresik, Letkol Awang Pramila Loviantara
dan Slamet Ketua Komunitas Penggemar Ayam Ketawa (Kompak) Gresik.
Dalam lomba ayam ketawa juga dihadiri Ketua DPRD Gresik Zulfan Hasyim dan perwakilan MURI yang menyerahkan piagam rekor.
"Kegiatan ini sebagai bentuk melestarikan dan mengenalkan budaya Indonesia bahwa ayam ketawa patut dibanggakan, tidak hanya ayam Bangkok dan Ayam Thailand. Dengan lomba ini pecinta ayam dan peternak dapat menikmati hasilnya. Biasanya lomba ayam ketawa diikuti kurang dari 250 ayam, kali ini diikuti 437 ayam dari seluruh Indonesia," kata Komandan Kodim 0817 Gresik, Letkol Awang Pramila Loviantara.
Terdapat beberapa kategori lomba ayam ketawa, yaitu kategori slow dangdut remaja, slow remaja, slow dangdut rajin bunyi dan slow dewasa. "Ada satu ayam ketawa dari Sulawesi yang harganya Rp 120 juta, ikut perlombaan ini. Dari Sulawesi yang ikut lebih dari 30 ayam," kata Slamet ketua Kompak Gresik.
Seperti diberitakan sebelum, ada satu kategori lomba ayam ketawa yaitu perang bintang yang dibubarkan panitia karena penggemar dan pemilik ayam ketawa terlalu dekat dengan ayam untuk memberikan semangat berkokok.
Dalam lomba ayam ketawa juga dihadiri Ketua DPRD Gresik Zulfan Hasyim dan perwakilan MURI yang menyerahkan piagam rekor.
"Kegiatan ini sebagai bentuk melestarikan dan mengenalkan budaya Indonesia bahwa ayam ketawa patut dibanggakan, tidak hanya ayam Bangkok dan Ayam Thailand. Dengan lomba ini pecinta ayam dan peternak dapat menikmati hasilnya. Biasanya lomba ayam ketawa diikuti kurang dari 250 ayam, kali ini diikuti 437 ayam dari seluruh Indonesia," kata Komandan Kodim 0817 Gresik, Letkol Awang Pramila Loviantara.
Terdapat beberapa kategori lomba ayam ketawa, yaitu kategori slow dangdut remaja, slow remaja, slow dangdut rajin bunyi dan slow dewasa. "Ada satu ayam ketawa dari Sulawesi yang harganya Rp 120 juta, ikut perlombaan ini. Dari Sulawesi yang ikut lebih dari 30 ayam," kata Slamet ketua Kompak Gresik.
Seperti diberitakan sebelum, ada satu kategori lomba ayam ketawa yaitu perang bintang yang dibubarkan panitia karena penggemar dan pemilik ayam ketawa terlalu dekat dengan ayam untuk memberikan semangat berkokok.
PENANGKARAN & JUAL BIBIT SERAMA ORANG JAMBI FARM
Posted by ayamseramajambi.blogspot.com
Posted on 17.41
with No comments
AKSI SABAI N.A. DIKONTES NASIONAL
AYAM SERAMA HUT KANSASS 1
↓↓↓(JUARA 3 BETINA DEWASA) ↓↓↓
JUARA II BETINA REMAJA
TANGGAL 20 JANUARI 2013
↓↓KONTES II DIPAKIRAN BANK BTN↓↓















